Desain Arsitektur Rumah Dokter Di Margorejo Surabaya

Membuat suatu desain arsitektur rumah, ada kalanya memerlukan analisa & kunjungan ke lokasi lahan. Pada pembahasan desain arsitektur ini, Dokter Andre mengunjungi Adi Munandar Arsitek. Beliau menyampaikan untuk mendesain & membangun rumah dokter di Margorejo Indah Surabaya. Di pertemuan pertama kali, owner menjelaskan & memberi gambar bangunan lama ke tim arsitek. Ternyata lahan pojok ini sudah ada bangunan lama yang memiliki rumah 1 lantai.

Tim adi arsitek mengunjungi lokasi untuk menganalisa potensi apa saja yang dapat ditampilkan di desain rumah Dokter Andre. Dari hasil analisa bangunan eksisting serta hasil diskusi antara pemilik rumah & tim adi arsitek. Analisa lokasi terlihat kondisi rumah lama masih kokoh & bagus keadaan fisik bangunan. Kami memutuskan untuk membongkar atap rumah lama & mempertahankan sebagian besar dinding rumah yang lama.

Dokter andre & tim adi arsitek mengharapkan desain rumah baru memiliki desain rumah 2 lantai. Desain arsitektur rumah, dimulai dengan mengubah fungsi bangunan lama. Pembagian area ruang tidur diletakkan di lantai 2. Lantai 1 hanya digunakan untuk kegiatan bersama. Lantai 1 memiliki foyer, ruang tamu, ruang keluarga, dapur & ruang makan.

Rumah Dokter Andre ini juga harus memiliki ruang klinik dokter. Klinik dokter memiliki desain 2 ruang praktek dokter. 1 ruang praktek dokter gigi & 1 ruang prakter dokter jantung. Klinik ini juga memiliki lobby sebagai ruang tunggu pasien. Desain arsitektur rumah dokter ini perlu pemisahan area untuk pembagian area klinik dokter & pembagian area privasi rumah. Klinik dokter diletakkan di ujung samping lahan. Sehingga kegiatan sirkulasi pasien terpisah dengan sirkulasi penghuni rumah tinggal ini.

Desain arsitektur fasade tampilan rumah ini dibuat dengan desain arsitektur tropis moderen. Atap utama rumah dibuat atap perisai yang besar dengan penempatan atap dek yang juga berfungsi sebagai talang atap. Di area pojok rumah ini dibuat finishing batu alam. Di area ini terbentuk desain bidang horisontal. Batu alam juga digunakan di area tangga utama rumah ini. Di area ini terbentuk desain bidang vertikal. Bidang area finishing cat & bidang area finishing batu alam dibuat dengan komposisi yang pas.

Desain tampak depan dibuat dengan garis benangan profil dibuat sederhana dengan penggunaan garis lurus di seluruh benangan & kanopi jendela. Sedangkan benangan profil kanopi teras & benangan profil balkon dibuat berbeda. Hal ini terlihat penggunaan profil benangan yang tepat.

Desain klinik dokter dibuat menonjol dari bangunan utama rumah ini. Desain tampak depan klinik dibuat selaras dengan tampilan teras. Sehingga rumah memiliki 2 area pintu masuk yang berbeda namun tampilan tampak depannya terlihat menyatu dengan keseluruhan desain arsitektur rumah Dokter Andre.





Desain Arsitektur Klinik Dokter Bedah

Mendesain obyek arsitektur bangunan klinik dokter tak ubahnya seperti mendesain fasilitas arsitektur rumah sakit. Desain arsitektur klinik dokter bedah, kami buat berbeda dengan arsitektur rumah sakit pada umumnya. Kami buat desain arsitektur moderen & asimetris. Desain bangunan klinik dokter bedah di kawasan jalan ngagel Surabaya, terdiri dari 3 lantai. Lantai 1 dibuat untuk parkiran mobil & lobby kecil serta area tangga. Lantai 2 dibuat untuk klinik bersama dokter spesialis. Lantai 3 di buat untuk ruang operasi.

Desain arsitektur klinik dokter bedah ini dibuat moderen. Bentuk bangunan dibuat dengan olah bentuk geometris kotak. Kotak sebelah kanan dibuat tampil dominan transparan dengan material kaca. Obyek kusen aluminium & kaca dibuat memanjang, mulai lantai 1 sampai lantai 3. Tampilan bangunan dengan bentuk menonjol disisi kanan yang difungsikan sebagai tangga utama bangunan.

Bentuk kotak keseluruhan dibuat menjadi 3 bagian. Bagian pertama bentuk transparan & 2 bagian yang lain dibuat dengan bentuk masif dengan finishing cat & batu alam disebelah kiri. Diantaranya diselipkan bentuk kotak transparan yang menonjol. Pembagian 3 bentuk kotak tadi mengambil konsep pembedahan kotak menjadi 4 bagian yang terpotong.

Tampilan moderen bangunan ini dibuat dengan bagian lantai 2 dibuat melayang, lantai 1 dibuat kosong yang berfungsi sebagai sirkulasi kendaraan. Atap utama bangunan menggunakan atap pelana sedangkan bagian yang menonjol tadi menggunakan atap beton.