Desain Arsitektur Gabungan Kos-Rumah Tinggal di Demak Jaya Surabaya

Desain Arsitektur Gabungan Kos-Rumah Tinggal di Demak Jaya Surabaya. 2 hal yang berbeda. Desain bangunan kos berbeda dengan desain bangunan rumah tinggal. Di bangunan ini memiliki penggabungan 2 fungsi yang berbeda. Penggabungan bangunan kos yang digabung dengan bangunan rumah tinggal.

Desain arsitektur bangunan di desain dengan mengelompokkan fungsi bangunan. Lantai 1 difungsikan sebagai rumah tinggal & di lantai 2 difungsikan sebagai tempat ngekos. Lantai 1 memiliki 3 ruang tidur, ruang tamu, ruang keluarga, tempat cuci jemur, dapur ruang makan. Pemilik rumah sudah lama tinggal di Saudi arabia. Jadi rumah ini harus tetap menampung kegiatan 1 keluarga dengan 3 anak. 

Lantai 2 digunakan sebagai tempat kos. memiliki 10 kamar kos dengan kamar mandi dalam. di lantai ini juga memiliki dapur yang digunakan bersama. sedangkan area cuci jemur berada di lantai 3. Desain arsitektur tropis juga diterapkan di bangunan kos ini. Setiap kamar kos dibuat nyaman dengan adanya jendela untuk mendapatkan cahaya alami & penghawaan alami.

Desain arsitektur tampak depan dibuat menyatu seperti desain rumah tinggal umumnya. Desain tampak depan menampilkan bangunan tropis moderen. Pintu masuk ke rumah tinggal dibedakan dengan pintu masuk kos di lantai 2. Desain kos memiliki pintu khusus menuju lantai 2 dari halaman depan. Penggunaan atap perisai tunggal & balkon di tampak depan. Membuat tampilan arsitektur bangunan ini nampak bangunan tropis moderen.




Desain rumah moderen Unfinished di Nusadua Bali

Desain rumah moderen Unfinhised di Nusadua Bali. Konsep rumah dibuat dengan tidak menempel dinding batas lahan. Agar mendapatkan pergerakan udara yang maksimal di dalam rumah. Rumah terasa sejuk.

Tim adimunandar arsitek membuat desain bangunan dibuat kubus tipis. Agar memaksimalkan crosventilasi di semua ruangan. Pencahayaan yang maksimal & penghawaan alami. Tampilan olah bentuk kubus tipis terlihat dinamis. Mendapatkan siquen view yang berbeda di saat memasuki rumah. 

Desain arsitektur moderen dengan olah geometri kubus. Desain dibuat dengan 2 bentuk kubus yang tidak sejajar. Atap kubus menggunakan atap datar menggunakan atap aspal ataupun atap teduh.

Kubus yang memanjang kebelakang diberi sentuhan desain arsitektur tradusional rumah panggung. 

Penempatan kolom yang keluar dinding. Membuat bangunan terkesan melayang. Unsur naungan membuat efek maju mundur bangunan. Kolom ini sebagai aplikasi unsur arsitektur tradisional yang dikemas moderen.

Dinding dibuat dengan perpaduan dinding ekspose batubata & dinding yang dicat. Hal ini sebagai aplikasi aplikasi pembangunan yang moderen dengan unsur lokal (batu bata ekspose).

Tampilan desain arsitektur yang fungsional serta indah, memberikan kesan arsitektur tropis yang kuat dan berkarakter. Sehingga meningkatkan nilai properti di nusadua Bali.









Desain Arsitektur Rumah Dokter Di Margorejo Surabaya

Membuat suatu desain arsitektur rumah, ada kalanya memerlukan analisa & kunjungan ke lokasi lahan. Pada pembahasan desain arsitektur ini, Dokter Andre mengunjungi Adi Munandar Arsitek. Beliau menyampaikan untuk mendesain & membangun rumah dokter di Margorejo Indah Surabaya. Di pertemuan pertama kali, owner menjelaskan & memberi gambar bangunan lama ke tim arsitek. Ternyata lahan pojok ini sudah ada bangunan lama yang memiliki rumah 1 lantai.

Tim adi arsitek mengunjungi lokasi untuk menganalisa potensi apa saja yang dapat ditampilkan di desain rumah Dokter Andre. Dari hasil analisa bangunan eksisting serta hasil diskusi antara pemilik rumah & tim adi arsitek. Analisa lokasi terlihat kondisi rumah lama masih kokoh & bagus keadaan fisik bangunan. Kami memutuskan untuk membongkar atap rumah lama & mempertahankan sebagian besar dinding rumah yang lama.

Dokter andre & tim adi arsitek mengharapkan desain rumah baru memiliki desain rumah 2 lantai. Desain arsitektur rumah, dimulai dengan mengubah fungsi bangunan lama. Pembagian area ruang tidur diletakkan di lantai 2. Lantai 1 hanya digunakan untuk kegiatan bersama. Lantai 1 memiliki foyer, ruang tamu, ruang keluarga, dapur & ruang makan.

Rumah Dokter Andre ini juga harus memiliki ruang klinik dokter. Klinik dokter memiliki desain 2 ruang praktek dokter. 1 ruang praktek dokter gigi & 1 ruang prakter dokter jantung. Klinik ini juga memiliki lobby sebagai ruang tunggu pasien. Desain arsitektur rumah dokter ini perlu pemisahan area untuk pembagian area klinik dokter & pembagian area privasi rumah. Klinik dokter diletakkan di ujung samping lahan. Sehingga kegiatan sirkulasi pasien terpisah dengan sirkulasi penghuni rumah tinggal ini.

Desain arsitektur fasade tampilan rumah ini dibuat dengan desain arsitektur tropis moderen. Atap utama rumah dibuat atap perisai yang besar dengan penempatan atap dek yang juga berfungsi sebagai talang atap. Di area pojok rumah ini dibuat finishing batu alam. Di area ini terbentuk desain bidang horisontal. Batu alam juga digunakan di area tangga utama rumah ini. Di area ini terbentuk desain bidang vertikal. Bidang area finishing cat & bidang area finishing batu alam dibuat dengan komposisi yang pas.

Desain tampak depan dibuat dengan garis benangan profil dibuat sederhana dengan penggunaan garis lurus di seluruh benangan & kanopi jendela. Sedangkan benangan profil kanopi teras & benangan profil balkon dibuat berbeda. Hal ini terlihat penggunaan profil benangan yang tepat.

Desain klinik dokter dibuat menonjol dari bangunan utama rumah ini. Desain tampak depan klinik dibuat selaras dengan tampilan teras. Sehingga rumah memiliki 2 area pintu masuk yang berbeda namun tampilan tampak depannya terlihat menyatu dengan keseluruhan desain arsitektur rumah Dokter Andre.